IAINUonline – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban resmi melakukan soft opening IAINU Mart sebagai upaya menghadirkan layanan terpadu bagi mahasiswa sekaligus menguatkan peran kampus dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Rektor IAINU Tuban Prof Dr. M. Syamsul Huda, S.Fil.I, jajaran dosen dan karyawan, mitra perbankan, Bendahara BPP IAINU Hamdani, serta Ketua RW setempat.
Kehadiran berbagai pihak ini menjadi simbol kolaborasi dalam mengembangkan unit usaha kampus berbasis kebutuhan civitas akademika dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Rektor IAINU menegaskan bahwa kehadiran IAINU Mart bukan sekadar toko atau minimarket biasa. Lebih dari itu, mart ini memiliki fungsi strategis sebagai laboratorium bisnis nyata bagi mahasiswa.
“Selama ini kita banyak bicara teori, konsep untung rugi secara abstrak. Nah, melalui IAINU Mart ini, teori itu kita turunkan ke realitas. Mahasiswa bisa belajar langsung bagaimana praktik ekonomi dijalankan,” ujarnya.
Menurutnya, konsep yang diusung juga mengedepankan pendekatan triple helix, yakni sinergi antara kampus, dunia usaha, dan masyarakat. Berbagai kebutuhan mahasiswa dan karyawan disediakan di dalam kampus, mulai dari makanan, minuman, hingga kebutuhan harian lainnya.
“Kenapa harus beli di luar kalau bisa di dalam? Bahkan kita siapkan harga bersaing dan ada diskon,” tambahnya.
Tak hanya itu, pengamana dari kunjungan ke perguruan tinggi di negara-negara lain, mart bisa menjadi etalase bagi produk kreativitas dosen, mahasiswa, dan lingkungan kampus, seperti kaos, merchandise, hingga produk-produk khas lainnya.
‘’Ke depan, mart ini juga diharapkan menjadi destinasi oleh-oleh bagi para tamu yang berkunjung ke kampus,’’ harapnya.
Rektor juga menekankan bahwa konsep ekonomi yang dibangun tidak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi juga mengedepankan nilai keadilan dan keberkahan.
“Kita meneladani bagaimana Rasulullah mengubah pola transaksi ekonomi, tidak hanya soal untung rugi, tetapi juga keadilan. Misalnya, ada fleksibilitas harga sesuai kondisi pembeli. Ini yang akan kita kembangkan,” jelasnya.
Selain fungsi perdagangan, IAINU Mart juga dirancang sebagai pusat layanan terpadu (all in one service). Di dalamnya tersedia layanan perbankan, jasa pengiriman paket dan lainnya.
Bahkan IAINU juga punya rencana pengembangan layanan lain seperti klinik kesehatan atau praktik dokter di ruang-ruang kampus yang masih kosong.
“Kita ingin kampus ini tidak hanya mencetak lulusan, tapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RW 4 Keluraan Sukolilo tempat lingkungan IAINU Mart berada, Suwandi, menyambut baik kehadiran IAINU Mart. Ia berharap keberadaan mart ini membawa manfaat luas bagi warga sekitar.
“Semoga membawa berkah bagi civitas akademika dan masyarakat. Terima kasih atas undangannya, nanti akan kami informasikan ke seluruh warga Kelurahan Sukolilo,” ujarnya.
Ia juga berharap ke depan lokasi mart bisa lebih strategis, misalnya berada di tepi jalan agar lebih mudah terlihat dan diakses masyarakat umum.
“Kalau ada yang baru biasanya masyarakat akan datang, apalagi kalau harganya bersaing. Harapannya bukan hanya mart-nya yang berkembang, tapi IAINU juga semakin maju dan mahasiswanya semakin banyak,” katanya.
