IAINUOnline – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI) IAINU Tuban melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM). Pelatihan digelar yang dilaksanakan selama dua hari mulai Sabtu 1 Septeme ini digelar di Magrove Center Tuban.

Kegiatan yang mengangkat tema “Kepemimpinan yang Berkarakter dan Inovatif, Membentuk Pendidik PAI Unggul dan Berjiwa Sosial” ini dibuka di Aula Perikanan Mangrove Center. LDKM wajib diikuti mahasiswa tingkat awal program studi sebagai bagian dari orientasi program studi dan pembekalan pengembangan diri khususnya kepemimpinan.

Beberapa materi yang dibahas antara lain tentang Ke-PAI-an, leadership, antropologi kampus, dan materi tambahan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Tuban karena di sore hari ada kegiatan peduli pantai bersama DLHP.

Riswanda Arneta Pratiwi, Ketua HMP PAI, menjelaskan bahwa tema ini menjadi semangat baru untuk membentuk mahasiswa PAI yang memiliki karakter sosial dan berdampak, serta menjadi dasar semangat untuk mendorong mahasiswa PAI agar lebih inovatif, berkarakter, dan unggul.

“Dengan tema ini, mahasiswa PAI harus menjadi pelopor yang memiliki karakter inovatif dan berdampak terhadap masyarakat serta mampu memberikan solusi untuk menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Sementara, Dekan Fakultas Tarbiyah Moh. Mundzir S.E., M.A., menyampaikan bahwa forum seperti ini mampu menumbuhkan rasa ukhuwah dan persatuan serta menyamakan pemahaman antar mahasiswa.

“Saya berharap forum-forum seperti ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memperoleh pengetahuan dan mampu mempererat ukhuwah serta kebersamaan di antara mahasiswa PAI,” katanya.

Sedangkan Kaprodi PAI, Isnawati Nur Afifah Lathif M.Pd.I, mengingatkan untuk mengikuti kegiatan LDKM secara baik, serta menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari integrasi visi dan misi prodi serta pembukaan kegiatan LDKM PAI.

“LDKM menjadi pengantar kegiatan selama studi di IAINU Tuban. Tema yang digunakan sesuai dengan visi dan misi prodi serta IAINU Tuban,’’ jelasnya.

Integrasi dengan instansi seperti DLH, lanjutnya, dapat memperkaya wawasan tentang pemanfaatan lingkungan, khususnya daerah pesisir. Juga untuk memperdalam pemahaman tentang Ke-PAI-an dan mempersiapkan lulusan sebagai pendidik PAI yang moderat, asisten peneliti, dan praktisi edupreneur.

Ia juga menegaskan tekad menjadi mahasiswa PAI yang unggul serta memperkuat kebersamaan dalam menciptakan lulusan yang moderat.

Hari kedua dan sbagai kegiatan penutup diisi dengan kegiatan outbond, untuk meningkatkan kekompakan antar mahasiswa PAI.

 

Penulis : M. Abdul Mubin

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *