IAINUonline – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Pemkab Tuban, Senin (27/4/2026) sore. Lambaian tangan keluarga mengantar langkah ratusan calon jemaah haji yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima.
Sejak pukul 15.30 WIB, para jemaah mulai berdatangan, sebelum akhirnya tepat pukul 16.30 WIB rombongan kloter 26 resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Surabaya, sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Sebanyak 376 jemaah haji asal Kabupaten Tuban dalam kloter 26 menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Mereka dijadwalkan tiba di Surabaya sekitar pukul 19.00 WIB untuk menjalani proses administrasi lanjutan sebelum terbang ke Tanah Suci.
Di antara calon jemaah haji itu, ada empat orang yang dari keluarga besar Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban. Mereka adalah Drs.Ali Fauzi, M.Pd dosen sekaligus Senat IAINU, kemudian Aufi Imaduddin, M.H dan Mir’atul Firdausi, M.H, keduanya dosen dan kebetulan suami istri.
Lalu satu lagi dosen Dr. Misbahul Munir dosen S2 yang tahun ini dipercaya menjadi petugas haji.
Pemberangkatan tersebut dihadiri langsung Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, bersama Wakil Bupati Drs. Joko Sarwono, Sekretaris Daerah Budi Wiyana, serta jajaran kepala perangkat daerah. Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk dukungan sekaligus doa bagi para tamu Allah yang akan memulai perjalanan panjang penuh makna.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Lindra ini menyampaikan bahwa pemberangkatan kloter 26 menjadi awal dari rangkaian keberangkatan jemaah haji asal Tuban tahun ini.
“Sore hari ini Pemerintah Kabupaten Tuban memberangkatkan kloter pertama, yaitu kloter 26 dengan jumlah 376 jemaah haji,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik serta mematuhi aturan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, kedisiplinan dan kesehatan menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik.
“Saya berharap para jemaah menjaga kesehatan dan mengikuti tata tertib yang sudah diatur oleh ketua regu masing-masing. Harapannya, semua bisa kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji mabrur,” pesannya.
Tak hanya itu, Mas Lindra juga menitipkan harapan khusus kepada para jemaah. Ia meminta agar mereka turut mendoakan Kabupaten Tuban selama berada di Tanah Suci, agar daerah semakin maju dan masyarakatnya sejahtera.
“Saya juga menitipkan doa kepada para jemaah untuk kebaikan masyarakat Kabupaten Tuban, agar nantinya sepulang dari haji dapat membawa manfaat positif bagi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, proses pemberangkatan jemaah haji dari Tuban masih akan berlanjut dalam beberapa kloter berikutnya. Kloter 27 dijadwalkan berangkat pada Selasa (28/4/2026) dini hari dari halaman Pemkab Tuban.
Disusul kloter 28 dan 29 yang akan dilepas dari Pendapa Kridha Manunggal pada hari yang sama dengan jumlah jemaah lebih besar. Sedangkan kloter 30 direncanakan berangkat pada Rabu (29/4/2026).
Pemerintah Kabupaten Tuban memastikan seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan sesuai jadwal dan prosedur, demi kenyamanan serta kelancaran ibadah para jemaah menuju Tanah Suci.
