BERBAGI : Ketua Fayatat Tuban Menyerahkan Mukena dan Alquran dalam Bhakti Sosial Harlah 71 Fayatat
IAINUonline – Peringatan hari lahir (harlah) ke 71 Fatayat NU dilaksanakan di tengah masa pandemi Covid-19. Namun, perempuan-perempuan muda Nahdlatul Ulama (NU) Tuban yang tergabung dalam Fatayat tak surut langkah untuk memperingati harlah organisasinya.
Peringatan harlah Fatayat tahun ini berbeda dengan peringatan harlah tahun-tahun sebelumnya. Biasanya peringatan harlah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan. Kali ini dilaksanaan dengan bhakti sosial dan ziarah kubur di makam pendiri Fatayat NU dan tokoh-tokoh NU di Kabupaten Tuban.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Tuban, Umi Kulsum menyampaikan, rangkaian kegiatan harlah Fatayat NU Tuban selain ziarah kubur ke para tokoh NU dan tokoh Fatayat juga dilakukan pentasyarufan mukena dan Alqur’an di beberapa titik daerah terpencil di Kabupaten Tuban.
‘’Pada momen Ramadan ini juga menyelenggarakan “Ramadan sehat” cegah stunting bersama ibu hamil, membagikan asupan makanan ringan bagi ibu hamil dan balita,’’ ujar Umi Kulsum Sabtu (24/4/2021).
Selain itu, lanjutnya, juga diadakan khotmil qur’an serentak oleh PC Fatayat NU dan 20 PAC serta 436 ranting Fatayat NU se Kabupaten Tuban. Dan menghimbau semua pengurus dan anggota Fatayat NU untuk mengibarkan bendera Fatayat di rumah masing-masing dan kantor sekretariat Fatayat melalui kegiatan sepekan 710 bendera Fatayat berkibar.
“Kegitan ini dimaksudkan untuk memperingati harlah ke 71 Fatayat pada tanggal 24 April 2021, dengan mengusung tema adaptasi tantangan masa kini untuk ketahanan perempuan,” tambah perempuan yang juga mantan aktivis PMII tersebut.
Selain itu perempuan yang juga menjabat sebagai Kasi Haji di Kantor Kemenag Tuban ini mengajak seluruh kader dan pengurus Fatayat NU untuk muhasabah serta merefleksikan kembali program yang masih harus ditingkatkan.
‘’Sehingga akan lebih bisa dirasakan manfaatnya baik untuk anggota Fatayat maupun untuk masyarakat,’’ katanya. (*)
Penulis/Editor : Sri Wiyono