IAINUonline – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) menyelenggarakan kegiatan NGOPI (Ngobrol Penuh Inspirasi Dosen Keluarga HKI) Senin, 19 Oktober 2026, bertempat di BM Cafe.
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi, koordinasi, dan penguatan kolaborasi antar dosen dalam rangka meningkatkan mutu akademik, memperluas sosialisasi program studi, serta mempersiapkan akreditasi Prodi HKI.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Yudi Arianto, M.HI., Dekan Fakultas Syariah; Rinwanto, S.Sy., M.H., C.M., Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam; serta seluruh dosen Prodi HKI. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, hangat, dan produktif dengan membahas sejumlah agenda strategis untuk pengembangan program studi.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat enam agenda utama yang menjadi fokus pembahasan bersama. Pertama, tasyakuran atas anugerah dan capaian Prodi HKI dalam memperoleh mahasiswa.
Kegiatan ini menjadi momentum ungkapan syukur atas kepercayaan masyarakat terhadap Prodi HKI sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan akademik dan pendidikan.
Kedua, penguatan kelengkapan administrasi pembelajaran. Seluruh dosen diingatkan untuk melengkapi dokumen pembelajaran, meliputi kontrak perkuliahan, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), soal Ujian Tengah Semester (UTS), serta dokumen penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Kelengkapan administrasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) serta menjamin tertibnya pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Ketiga, penyusunan strategi sosialisasi Prodi HKI. Para dosen mendiskusikan upaya memperluas jangkauan informasi program studi, meningkatkan daya tarik bagi calon mahasiswa, serta memperkuat jejaring dengan sekolah, madrasah, pesantren, dan masyarakat. Sosialisasi diharapkan dilaksanakan secara terencana, kreatif, dan berkelanjutan.
Keempat, persiapan akreditasi melalui penguatan basis data program studi. Prodi HKI menekankan pentingnya penataan, pemutakhiran, dan pengumpulan data secara sistematis sesuai dengan kebutuhan setiap kriteria akreditasi. Sinergi seluruh dosen diperlukan agar dokumen pendukung, bukti kinerja, dan capaian program studi dapat terdokumentasi secara lengkap dan akuntabel.
Kelima, pengaktifan akun media sosial dan website Prodi HKI. Optimalisasi media digital menjadi langkah penting untuk memperkuat identitas program studi, menyebarluaskan informasi akademik, mempublikasikan kegiatan dan prestasi dosen maupun mahasiswa, serta membangun citra positif di tengah masyarakat.
Keenam, persiapan pelatihan paralegal bagi mahasiswa semester akhir. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang hukum, khususnya terkait bantuan hukum, pemahaman regulasi, dan pendampingan masyarakat sesuai dengan kompetensi serta ketentuan yang berlaku.
Gagasan pelatihan ini terinspirasi dari kegiatan pelatihan KMD yang dilaksanakan pada Prodi PGMI, dengan penyesuaian materi dan kebutuhan kompetensi mahasiswa HKI.
Salah satu kesepakatan penting dalam pertemuan tersebut adalah merumuskan NGOPI sebagai kegiatan rutin setiap hari Senin. Forum ini diharapkan menjadi ruang komunikasi dan refleksi bersama bagi keluarga besar Prodi HKI untuk bertukar gagasan, menyampaikan evaluasi, merumuskan solusi, serta menyusun langkah konkret bagi kemajuan program studi.
Melalui kegiatan rutin tersebut, setiap dosen diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam membangun budaya akademik yang kolaboratif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
NGOPI tidak hanya menjadi forum koordinasi administratif, tetapi juga wadah untuk melahirkan inovasi, memperkuat kebersamaan, dan menyatukan visi pengembangan Prodi HKI.
Ketua Prodi HKI, Rinwanto, S.Sy., M.H., C.M., bersama jajaran dosen berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui program kerja yang terarah, pembagian tanggung jawab, dan evaluasi berkala.
Dukungan pimpinan fakultas juga diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan program studi yang unggul dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat “Ngobrol, Berkolaborasi, dan Menginspirasi”, NGOPI HKI diharapkan menjadi tradisi positif yang terus tumbuh, menghadirkan gagasan-gagasan baru, serta mengantarkan Prodi Hukum Keluarga Islam menuju tata kelola yang semakin baik, promosi yang semakin luas, dan kesiapan akreditasi yang semakin kuat.
