IAINUonline – Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim (UNUMA) Tuban terus memperluas jejaring kerja sama internasional. Kali ini, UNUMA menjalin kerja sama dengan Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Muslimat NU Malaysia dalam upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UNUMA Tuban, Jamal Ghofir, M.A, bersama Ketua PCI Muslimat NU Malaysia, Dra. Mimin Mintarsih.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi UNUMA Tuban untuk membangun konektivitas akademik dengan komunitas dan lembaga Nahdlatul Ulama di luar negeri, khususnya Malaysia.

Kerja sama tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi diarahkan menjadi pintu masuk bagi berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika UNUMA maupun masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, kerja sama ini dapat dikembangkan melalui berbagai program akademik, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, kuliah tamu, seminar internasional, workshop, diskusi akademik, hingga pengembangan program pembelajaran yang memiliki perspektif internasional.

Bagi mahasiswa UNUMA, kolaborasi tersebut membuka peluang untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas. Mahasiswa tidak hanya belajar dari lingkungan akademik di dalam negeri, tetapi juga dapat berinteraksi dengan masyarakat, akademisi, dan komunitas Muslim di Malaysia.

Pengalaman tersebut penting untuk membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan global, kemampuan komunikasi lintas budaya, sekaligus tetap memiliki karakter ke-NU-an dan ke-Indonesiaan.

Sementara bagi dosen, kerja sama ini dapat menjadi ruang untuk membangun jejaring akademik, berbagi pengetahuan, serta mengembangkan kegiatan akademik yang melibatkan mitra dari kedua negara.

Pada bidang penelitian, kerja sama UNUMA dengan PCI Muslimat NU Malaysia dapat diarahkan pada pengembangan penelitian kolaboratif yang memiliki relevansi bagi masyarakat Indonesia dan Malaysia.

Berbagai isu sosial, pendidikan, keagamaan, ekonomi, pemberdayaan perempuan, diaspora Indonesia, moderasi beragama, hingga perkembangan masyarakat Muslim di kawasan Asia Tenggara dapat menjadi ruang kajian bersama.

Kolaborasi penelitian lintas negara juga memberikan kesempatan bagi dosen dan mahasiswa UNUMA untuk menghasilkan karya ilmiah dengan perspektif yang lebih luas. Hasil penelitian bersama diharapkan tidak berhenti pada publikasi, tetapi dapat menjadi bahan rekomendasi bagi masyarakat maupun pemangku kebijakan.

Kerja sama ini juga memiliki arti penting dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. UNUMA dan PCI Muslimat NU Malaysia dapat mengembangkan program pemberdayaan masyarakat secara kolaboratif, baik melalui edukasi, pelatihan, pendampingan, literasi digital, penguatan ekonomi masyarakat, maupun program sosial-keagamaan.

Kerja sama tersebut sekaligus memungkinkan UNUMA memperkenalkan model pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia.

Dengan demikian, konsep pengabdian masyarakat tidak lagi dipahami sebatas kegiatan di sekitar kampus, tetapi dapat berkembang menjadi pengabdian yang memiliki dimensi internasional.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UNUMA Tuban, Jamal Ghofir, MA, menegaskan bahwa kerja sama internasional harus memberikan manfaat nyata bagi pengembangan perguruan tinggi.

Kerja sama dengan PCI Muslimat NU Malaysia diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi UNUMA dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring penelitian, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua PCI Muslimat NU Malaysia Dra. Mimin Mintarsih menjadi bagian penting dalam membuka ruang kolaborasi antara UNUMA dengan jaringan Muslimat NU di Malaysia.

Keterlibatan PCI Muslimat NU Malaysia memiliki nilai strategis karena organisasi tersebut berada di lingkungan masyarakat Indonesia dan komunitas Muslim di Malaysia. Kondisi ini dapat menjadi jembatan bagi UNUMA untuk mengembangkan berbagai program yang memiliki dimensi pendidikan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kerja sama ini berpotensi memberikan sejumlah dampak strategis bagi UNUMA Tuban. Di antaranya meningkatkan internasionalisasi kampus. UNUMA tidak hanya membangun reputasi di tingkat lokal dan nasional, tetapi mulai memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang memiliki jejaring internasional.

Selain itu, juga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Mahasiswa dan dosen mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan akademik dan sosial yang berbeda sehingga wawasan dan kompetensinya semakin berkembang.

Yang tak kalah penting adalah memperluas peluang penelitian internasional. Kolaborasi dengan mitra di Malaysia dapat membuka peluang penelitian bersama, publikasi internasional, serta pengembangan kajian yang memiliki perspektif Indonesia-Malaysia.

Kerjasama tersebut bisa memperkuat jejaring Nahdlatul Ulama di tingkat internasional. Kerja sama UNUMA dengan PCI Muslimat NU Malaysia sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi NU memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam membangun jaringan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat lintas negara.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *