Oleh: Sholihatul Fitria
IAINUonline – Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus keterampilan praktis di lapangan.
Salah satu mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Semester 6, Fitria, telah menyelesaikan program magang selama 6 bulan di Lembaga Bantuan Hukum Koalisi Perempuan Ronggolawe Tuban (LBH KP Ronggolawe).
Selama mengikuti program magang, berbagai capaian penting berhasil diraih, di antaranya:
- Memahami Alur Penanganan Perkara
Mampu memahami proses penerimaan perkara, baik litigasi maupun non-litigasi secara komprehensif.
- Pengalaman Konsultasi Hukum
Terlibat langsung dalam kegiatan konsultasi hukum di Lembaga Pemasyarakatan Tuban, khususnya bagi warga binaan.
- Pemahaman Gelar Perkara
Mengetahui mekanisme dan tahapan dalam pelaksanaan gelar perkara.
- Pemahaman Regulasi Hukum
Mempelajari secara khusus Undang-Undang Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual sebagai instrumen penting perlindungan korban.
- Pengalaman Persidangan di Peradilan Umum
Mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Tuban serta mampu menyusun drafting surat kuasa dalam perkara perdata.
- Kemampuan Notulensi Persidangan
Mampu menjadi notulen dalam persidangan serta memahami fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan.
- Administrasi Penyuluhan Hukum
Menguasai aspek administratif dalam kegiatan penyuluhan hukum kepada masyarakat.
- Kemampuan Presentasi dan Fasilitasi
Mengembangkan kemampuan komunikasi melalui presentasi saat menjadi fasilitator dalam kegiatan penyuluhan.
- Pengalaman Persidangan di Peradilan Agama
Mengikuti persidangan di Pengadilan Agama Tuban, termasuk memahami praktik persidangan dengan hakim tunggal berdasarkan ketentuan hukum acara.
- Pengembangan Jejaring dan Relasi
Mendapat kesempatan eksplorasi di luar lembaga untuk memperluas jaringan profesional.
- Pendataan Warga Binaan
Terlibat dalam kegiatan rekapitulasi data warga binaan di Lapas.
- Pengenalan Hipnoterapi
Mendapatkan pembelajaran dasar terkait teknik hipnoterapi sebagai pendekatan pendampingan psikologis.
- Pemahaman Alur Persidangan
Memperdalam pemahaman menyeluruh tentang tahapan proses persidangan.
- Penguasaan Bahasa Hukum
Meningkatkan literasi dan pemahaman terhadap terminologi hukum.
- Tantangan Pengembangan Diri
Mengakui bahwa aspek paling menantang adalah kemampuan presentasi, yang sekaligus menjadi ruang pembelajaran penting.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis hukum, tetapi juga pengalaman empiris yang memperkuat kompetensi profesional, sosial, dan personal. Keterlibatan langsung dalam praktik bantuan hukum memberikan bekal penting dalam membangun kepekaan terhadap isu-isu keadilan, khususnya bagi perempuan dan kelompok rentan.
