IAINUonline – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban menjadi salah satu perguruan tinggi mitra penyelenggara beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).  Peluncurkan Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 ini sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Jawa Timur.

IAINU Tuban menjadi mitra penyelenggara pendidikan sarjana strata 1 (S1) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) bersama 26 perguruan tinggi lainnya di Jawa Timur.

Dalam launching kegiatan yang digelar Rabu (1/6/ 2026) di Ruang Rapat Hayam Wuruk Lantai 8, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya, para petinggi dari perguruan tinggi mitra menandatangani kesepakatan sebagai penyelenggara program.

Rektor IAINU Tuban Prof. M. Syamsul Huda hadir langsung didampingi Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Jamal Ghofir, M.A.

Program ini menjadi salah satu instrumen strategis Pemprov Jatim untuk mencetak SDM unggul, berdaya saing global, sekaligus memperkuat pengembangan pendidikan keagamaan, sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM).

Dalam program tahun 2026, Pemprov Jatim menggandeng sedikitnya 63 perguruan tinggi dan lembaga pendidikan tinggi keagamaan yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur. Mitra penyelenggara terdiri atas Ma’had Aly, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), serta sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama.

Program beasiswa yang diluncurkan mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Marhalah Ula (setara S1) Ma’had Aly, Marhalah Tsaniyah (setara S2) Ma’had Aly, Sarjana (S1) PTKI, Magister (S2) PTKI, Doktor (S3) PTKI, hingga beasiswa S1 dan S2 bidang STEM pada perguruan tinggi negeri.

Untuk program STEM, Pemprov Jatim menggandeng empat perguruan tinggi negeri unggulan, yakni Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Brawijaya, dan Universitas Jember.

Terdapat 63 perguruan tinggi/lembaga mitra, terdiri dari ; 3 Ma’had Aly Program M1, 3 Ma’had Aly Program M2, 27 PTKI Program S1, 19 PTKI Program S2, 7 PTKI Program S3 dan 4 PTN Program STEM.

Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, karakter kebangsaan, serta kemampuan menjawab tantangan pembangunan daerah dan nasional.

Selain mendukung mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, beasiswa ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan pesantren dan perguruan tinggi keagamaan Islam yang selama ini menjadi salah satu pilar pembangunan SDM di Jawa Timur.

Melalui program tersebut, Pemprov Jatim ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi putra-putri terbaik daerah untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana, magister, maupun doktor.

Pemprov Jatim menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menghasilkan SDM berkualitas, inovatif, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, program beasiswa terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak perguruan tinggi mitra dan cakupan penerima manfaat yang semakin luas setiap tahunnya.

Kehadiran program ini diharapkan menjadi jembatan bagi ribuan mahasiswa Jawa Timur untuk mewujudkan cita-cita pendidikan tinggi sekaligus berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa mendatang.

 

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *