IAINUonline – Para dosen dan tenaga kependidikan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban menerima layanan cek kesehatan gratis (CKG) dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Wire. Sampai akhir pemeriksaan CKG di kampus milik Nahdlatul Ulama (NU) ini,sebanyak 40 peserta terlayani.
Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan di aula KH.Hasyim Asy’ari kampus IAINU Tuban. Selain diperiksa, juga diberikan konsultasi terkait dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan.
Kepala Puskesmas Wire dr Siti Masruah mengatakan, CKG yang dilakukan ini adalah program deteksi dini kesehatan dari Kemenkes RI yang difokuskan pada masyarakat berulang tahun.
Cek kesehatan ini mencakup pemeriksaan fisik, tekanan darah, gula darah, dan skrining penyakit sesuai kelompok usia.
‘’Layanan ini gratis dan bertujuan menurunkan angka penyakit melalui deteksi dini, ini mulai berlaku sejak Februari 2025,’’ ujarnya.
Menurut dr Siti Masruah, sasaran peserta cek kesehatan ini untuk semua umur mulai bayi, balita, dewasa, hingga lansia yang berulang tahun pada tahun berjalan.
Dalam pemeriksaan itu ada dua jenis pemeriksaan, yakni jenis pemeriksaan umum meliputi tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut, dan gula darah.
Serta jenis pemeriksaan khusus di antaranya skrining kanker leher rahim/sadanis bagi wanita di atas 30 tahun, pemeriksaan gigi, dan pemeriksaan penunjang lab.
‘’Pada Juli nanti kami jadwalkan pemeriksaan di sekolah-sekolah yang akan memeriksa status gizi, indera seperti mata dantelinga, gigi, dan kesehatan jiwa,’’ tambahnya.
Masyarakat, lanjutnya, bisa menjalani pemeriksaan kesehatannya di puskesmas dengan mengkuti alur pelayanan. Bisa melalui daftar mandiri via aplikasi 1 Sehat Mobile untuk tiket, kemudian verifikasi di Puskesmas dan pemeriksaan fisik oleh petugas lalu konsultasi hasil dengan dokter.
Jam layanan di Puskesmas Wire setiap hari kerja Senin-Sabtu dengan jam operasional disesuaikan Puskesmas setempat.
‘’Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui deteksi dini penyakit sedini mungkin,’’ kayanya.
Puskesmas Wire, lanjut dr Siti Masruah menargetkan baik sekolah, kantor, lembaga pendidikan, unit usaha dan lainnya yang masuk dalam cakupan wilayah kerja Puskesmas Wire bisa terlayani semua.
‘’Target sasaran tahun 2026 dalam setahun sejumlah 26.390 orang yang terperiksa. Sasaran sampai dengan April 2026 sudah 8.292 orang,’’ ungkapnya.
Sementara, Wakil Rektor I IAINU Tuban Supriyanto menyambut baik program tersebut. IAINU, katanya, mengucapkan terimakasih mendapat layanan CKG itu. Sehingga dosen dan tenaga kependidikan bisa mengetahui kondisi kesehatannya.
‘’Jika misalnya ditemukan ada potensi penyakit bisa diketahui sejak dini, sehingga bisa diantisipasi. Kami sampaikan terimakasih untuk Puskesmas Wire,’’ katanya.
