IAINUonline  – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui pelaksanaan seleksi tahap kedua Program Beasiswa Sarjana (S1) Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur. Seleksi ini menjadi tahapan krusial sebelum penetapan mahasiswa penerima beasiswa tahun akademik 2026.

Sebelumnya, sebanyak 22 calon mahasiswa dinyatakan lolos untuk ikut seleksi tahap kedua dan berhak mengikuti proses akhir. Dari jumlah tersebut, nantinya 20 mahasiswa akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa S1 LPPD Jawa Timur, sesuai kuota yang diberikan kepada IAINU Tuban.

Mekanisme seleksi ini merupakan bagian dari tahapan resmi program beasiswa LPPD Jatim, di mana perguruan tinggi mitra mengirimkan minimal 22 calon peserta untuk mengikuti seleksi lanjutan sebelum penetapan penerima beasiswa.

Rektor IAINU Tuban, Prof. Dr. M. Syamsul Huda, M.Fil.I, mengatakan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan guna memastikan penerima beasiswa benar-benar memiliki kompetensi akademik serta komitmen untuk mengembangkan diri.

“Alhamdulillah, dari proses seleksi yang telah berlangsung, sebanyak 22 peserta berhasil lolos hingga tahap kedua. Mereka merupakan putra-putri terbaik yang telah memenuhi berbagai persyaratan akademik maupun kemampuan dasar yang ditetapkan,’’ ujar Prof. Syamsul Huda.

Menurutnya, keberadaan program beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui LPPD menjadi peluang besar bagi para lulusan madrasah diniyah, pesantren, maupun masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah.

Ia menegaskan, IAINU Tuban sebagai salah satu perguruan tinggi mitra penyelenggara akan terus menjaga kualitas proses seleksi sehingga penerima beasiswa benar-benar layak dan mampu menyelesaikan studinya dengan baik.

“Kami berharap mahasiswa yang nantinya ditetapkan sebagai penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Beasiswa bukan hanya bantuan biaya pendidikan, tetapi juga amanah untuk terus belajar, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, pesantren, dan daerah asalnya,” tambahnya.

Prof. Syamsul Huda juga berharap para penerima beasiswa mampu menjadi generasi unggul yang memiliki keseimbangan antara kompetensi akademik, keilmuan keislaman, dan karakter kepemimpinan.

Program Beasiswa LPPD Jawa Timur sendiri merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Pada tahun 2026, IAINU Tuban dipercaya sebagai salah satu perguruan tinggi mitra penyelenggara program tersebut bersama puluhan perguruan tinggi lainnya di Jawa Timur.

Dengan terselenggaranya seleksi tahap kedua ini, IAINU Tuban optimistis dapat melahirkan mahasiswa penerima beasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi kader intelektual yang berkontribusi bagi kemajuan umat, bangsa, dan pembangunan Jawa Timur.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *