IAINUonline – Pondok Pesantren Darul Ma’arif Tuban menggelar kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam, sekaligus untuk meningkatkan kecintaan para santri terhadap Al-Qur’an, khususnya di bulan suci Ramadan.

Acara yang dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ma’arif tersebut diikuti oleh para santri, pengurus pondok, santri pondan, dewan asatidz, serta masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan salawat bersama, sambutan pengasuh pondok, serta tausiyah yang mengangkat makna dan hikmah dari peristiwa Nuzulul Qur’an.

Dalam sambutannya, pengasuh pondok menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk kembali menguatkan hubungan umat Islam dengan Al-Qur’an.

‘’Serta juga mengajak para santri untuk terus membiasakan membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,’’  ujar Yudi Arianto S. Sy. M. HI, Pengasuh Pondok Pesantren milik IINU Tuban ini.

Tausiyah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Dijelaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya dibaca untuk mendapatkan pahala. Tetapi juga dipahami maknanya agar mampu menjadi petunjuk dalam menjalani kehidupan, baik dalam aspek ibadah, akhlak, maupun sosial kemasyarakatan.

Para santri terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan terasa ketika seluruh peserta bersama-sama melantunkan doa dan harapan agar senantiasa diberikan kemudahan dalam mempelajari serta mengamalkan Al-Qur’an.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para santri Pondok Pesantren Darul Ma’arif Tuban semakin termotivasi untuk memperdalam ilmu Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai landasan dalam membentuk karakter yang berakhlakul karimah.

Peringatan Nuzulul Qur’an ini juga menjadi wujud komitmen pondok pesantren dalam menanamkan nilai-nilai keislaman serta memperkuat tradisi keilmuan yang berlandaskan Al-Qur’an dan sunnah. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat mencintai Al-Qur’an dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda.

 

Penulis : Moch Syifa’ul Fu’ad

 

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *