IAINUonline – Kemampuan menulis karya ilmiah sangat penting dikuasai oleh mahasiswa. Bukan hanya untuk menulis proposal maupun skripsi bagi mahasiswa semester akhir, namun bagi mahasiswa di semester awal pun harus mahir menulis. Sebab, para mahasiswa juga harus menulis makalah atau menyusun tugas-tugas kuliah lainnya.

Karena itu, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban, melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMP PGMI) menggelar seminar karya tulis ilmiah. Seminar dengan tema : Mengoptimalkan Karya Tulis Ilmiah dengan Pendekatan dan Teknik Penulisan yang Efektif dan Informatif itu menghadirkan pemateri Supriyanto, M.Pd Wakil Rektor Bidang Akademik IAINU Tuban dan Nurul Ngainin, M.Pd Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAINU Tuban.

Agus Fatoni, M.Pd  Kaprodi PGMI dalam sambutannya saat membuka seminar mengatakan, seminar tersebut merupakan salah satu program dari HMP PGMI. Kemampuan menulis karya ilmiah itu menurutnya sangat penting untuk seluru mahasiswa.

Bagi mahasiswa semester satu kemampuan menulis bisa untuk menulis makalah. Khusus untuk mahasiswa semester 7 yang sudah persiapan menyusun proposal untuk skripsi bahkan wajib untuk bisa menulis.

‘’Untuk semester 7 siap-siap, karena segera ditunjuk dosen pembimbing untuk skripsi. Pada Desember nanti, seminar proposal sudah mulai, April dijadwalkan sudah mulai ujian, terakhir ujian skripi pada bulan Juli. Jadi harus dipersiapkan,’’ ujarnya.

Menurut Fatoni, metodologi itu sangat penting dan senjata bagi akademisi. Karena akademisi kalau ngomong harus berdasar dan berbasis data. Sehingga riset seorang akademisi memang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Salah satu narasumber Nurul Ngainin, M.Pd menjelaskan, krya ilmiah adalah tulisan yang membahas sebuah masalah atau topik berdasarkan fakta, data, dan analisia secara logis dan ditata secara sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.

Menurutnya, karya ilmiah itu penting bagi diri sendiri mauoun orang lain. Menulis karya ilmiah bisa untuk melatih diri kita mengembangkan ilmu pengetahuan, melatih kemampuan berfikir ilmiah, menyampaikan ide atau memberi solusi dari suatu permasalahan. Ciri-ciri karya ilmiah menurut dia di antaranya menggunaian kalimat baku dan ilmiah, berdasarkan data dan fakta, bersikap obyektif dan sebaginya.

‘’Dalam karya ilmiah ada struktur tulisan, yakni ada  bagian awal, bagian inti dan bagian akhir,’’ katanya.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *