IAINUonline – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 8 IAINU Tuban di Desa Klutuk, Kecamatan Tambakboyo mengadakan seminar pendidikan. Seminar bertema “Semangat Memupuk Moderasi Beragama” ini digelar di MA Enterpreneur Manba’ul Huda, Klutuk.
Acara ini merupakan salah satu program kerja KKN-T subtema pendidikan dengan mengundang seluruh dewan pendidik dan kependidikan serta siswa dan siswi MA Enterpreneur Manba’ul Huda.
Seminar ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh Wakil Koordinator KKN-T Desa Klutuk, Ahmad Subhan.
Dalam sambutannya, Subhan menyampaikan tujuan diadakan seminar pendidikan ini adalah untuk mengenalkan konsep hidup moderasi beragama di tengah keragaman agama di Indonesia ini.
“Tujuan kami, dari teman-teman KKN mengadakan seminar pendidikan dengan mengusung tema moderasi beragama ini adalah untuk memberikan pengenalan kepada adik-adik tentang sudut pandang atau sikap terbaik yang bisa kita lakukan dalam menghadapi keragaman agama khususnya di Indonesia. Konsep moderasi beragama juga mengajarkan sikap tidak berlebih-lebihan atau fanatik buta terhadap agama kita, kita hidup berdampingan dengan rasa saling menghargai dan menghormati,” ujarnya.
Sambutan yang kedua disampaikan oleh Kepala MA Enterpreneur Manba’ul Huda, Ahmad Afiful Ikram, S.T.
“Terimakasih kepada kakak-kakak KKN IAINU Tuban yang telah mengadakan seminar pendidikan ini. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita, menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita tentang moderasi beragama,” katanya.
Kegiatan seminar ini diisi Jamal Ghofir, S.Sos.I.,M.A., -salah satu dosen di Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (IAINU) dengan segudang prestasi dan pengalaman. Dia menyampaikan materi bertema moderasi beragama dengan judul ‘Agama dan Harmoni Kehidupan’.
“Moderasi agama adalah sikap keseharian kita dalam menghadapi keragaman agama di Indonesia yang moderat, saling menghormati dan menghargai, serta penuh toleransi (tasamuh), tawazun, dan I’tidal,” paparnya.
Lebih lanjut, Jamal juga memberikan motivasi kepada siswa-siswi untuk tidak putus studi pasca jenjang MA ini, beliau berharap seluruh siswa-siswi bisa melajutkan studi hingga perguruan tinggi.
“Setelah njenengan semua lulus dari MA Enterpreneur Manba’ul Huda ini, panjenengan semua harus yakin bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Karena alhamdulillah saya yang hanya orang kampung ini juga ditakdirkan mampu melanjutkan studi hingga S1 dan S2. Yang terpenting adalah tetap berusaha dan berbekal keyakinan, Insya Allah senantiasa akan dimudahkan jalan oleh Allah Ta’ala,” lanjutnya.
Di penghujung acara, Mahasiswa KKN-T IAINU Tuban memberikan cindera mata untuk narasumber dan kepala MA Enterpreneur Manba’ul Huda. Kegiatan ini juga disiarkan langsung oleh A. Shofiyurrahman -salah satu mahasiswa KKN-T IAINU Desa Klutuk- sebagai arsip dan dukomentasi kegiatan melalui channel youtubenya RHM Channel.(*)
Penulis : Nafaisal Ulumi

