Dalam rangka memperkuat pemahaman historis dan wawasan kebudayaan mahasiswa, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) menggelar kegiatan studi edukatif bertajuk “Jejak Peradaban Islam: Eksplorasi Sejarah di Museum Kambang Putih” pada 18 Mei 2023. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai angkatan dan didampingi oleh dosen pembimbing.
Museum Kambang Putih, yang terletak di pusat kota Tuban, menjadi destinasi pilihan karena menyimpan berbagai koleksi bersejarah yang merefleksikan akulturasi budaya lokal dengan perkembangan Islam di pesisir utara Jawa. Mahasiswa diajak secara langsung melihat artefak, manuskrip, alat tradisional, serta peninggalan sejarah lainnya yang berkaitan dengan penyebaran Islam dan kehidupan masyarakat tempo dulu.
Menurut Ibu Rr. Kusuma Dwi Nur M., M.Pd, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual kepada mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mengalami langsung bagaimana sejarah dan budaya Islam berkembang di masyarakat. Museum menjadi media belajar yang kaya akan nilai-nilai edukatif,” ujarnya.
Selain mengamati koleksi museum, mahasiswa juga melakukan diskusi kelompok kecil untuk menganalisis hubungan antara artefak sejarah dengan perkembangan dakwah Islam, khususnya di kawasan pesisir. Beberapa mahasiswa juga mencatat dan mendokumentasikan temuan-temuan menarik sebagai bagian dari tugas reflektif dan laporan kunjungan.
Salah satu peserta, Afiq, mengungkapkan antusiasmenya:
“Melihat langsung peninggalan sejarah Islam membuat saya lebih memahami bahwa dakwah tidak hanya dilakukan secara verbal, tapi juga melalui budaya dan karya. Ini sangat memperkaya perspektif kami sebagai calon pendidik,” katanya.
Dengan adanya kunjungan ini, Prodi PAI menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada ruang kelas, tetapi juga menjadikan realitas sosial dan sejarah sebagai bagian penting dalam proses pendidikan.
