PEJABAT BARU : Kepala Kemenag Tuban Sahid Melantik 15 Pejabat abru di Kemenag


IAINUonline – Sebanyak 15 pejabat baru di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban dilantik. Sebagiana ada yang dimutasi dan sebagian lainnya promosi atau naik jabatan.

Pejabat yang dilantik di antaranya kepala sekolah, kepala KUA dan tata usaha (TU). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di gedung PLHUT Kemenag Tuban, Senin (6/12/2021).

Acara ini dihadiri oleh Kakankemenag Tuban, Kasubag TU dan Pejabat Pengawas, Kepala KUA, Kepala Satker, Pranata Humas, Perencana, Ketua DWP Kemenag Tuban beserta perwakilan pengurus, Penyuluh Agama Islam, Ketua DPK dan Ketua Pokjawas Madrasah dan PAIS.

Pejabat yang dilantik yakni Umi Kulsum, S. Ag, M.Pd.I, dari jabatan Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah menempati jabatan baru sebagai Kepala Seksi Pendidikan Madrasah.

Drs. Hadi Sarjono, dari jabatan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah dipindah ke Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren. Ashabul Yamin, M.Pd.I, dari Pelaksana Penyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran pada seksi Bimas Islam diangkat sebagai Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah.

Sedang Ulfah Hayati Muzayanah, M. Ag, dari jabatan Pengawas Sekolah Madya Tingkat Menengah pada MA, digeser menempati pos baru sebagai Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam.

Drs. Edy Pujo Yuwono, MA, dari jabatan Penghulu Madya dan Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Grabagan menempati jabatan baru sebagai Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Widang.

Anwar Hidayat, S.Ag, dari jabatan Penghulu Madya dan  Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Widang digeser sebagai Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Montong.

Muslih, S.HI, dari jabatan Penghulu Muda dan Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Montong menempati pos baru sebagai Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Grabagan.

Sementara Muklasin, S. HI, dari jabatan Penghulu Muda dan Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Bangilan, dipindah tugas sebagai Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Senori.

Gumalit, S. HI, dari jabatan Penghulu Madya dan Kepala KUA dan PPAIW jecamatan Senori, selanjutnya menempati pos baru sebagai Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Singgahan.

Mudaya, S. Ag, MM, dari jabatan Penghulu Madya pada KUA Kecamatan Semanding, diangkat sebagai Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Kenduruan.

Muslimin, S.Ag, dari jabatan Penghulu Muda pada KUA Kecamatan Plumpang diangkat sebagai Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Parengan.

Juga Abdul Ghofir, S. Ag, dari Penghulu Muda pada KUA Kecamatan Kerek, diangkat sebagai Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Bangilan.

Selain itu, Drs. Hari, dari Pelaksana Analis Kompetensi pada Seksi Pendidikan Agama Islam dipindah sebagai Kepala Urusan Tata Usaha pada MAN 1 Tuban.

Drs. Tasmo, S.Pd, yang semula Kepala MTsN 1 Tuban digeser sebagai sebagai Kepala MAN 2 Tuban. Dan yang terakhir adalah Ali Maghfur, semula Guru Ahli Muda bidang studi Sejarah Kebudayaan Islam pada MTsN 2 Tuban diangkat sebagai Kepala MTSN 1 Tuban.

‘’Masa tugas tambahan sebagai Kepala KUA dan Kepala Madrasah diberikan selama 4 tahun sejak tanggal pelantikan dan dapat diperpanjang atau diangkat kembali untuk satu masa tugas dan dalam hal masa tugas belum berakhir untuk kepentingan dinas dapat dimutasi,’’ ujar Sahid.

Sahid menambahkan, promosi dan mutasi adalah sebuah kehidupan yang harus dilalui sebagai ASN.

‘’Promosi dan mutasi ini tidak ada like dan dislike, harus disadari,  promosi dan mutasi tidak bisa memuaskan semuanya, namun ini yang terbaik untuk semuanya,” tandasnya.

Dia menjelaskan, sebagai ASN hendaknya harus punya loyalitas yang tinggi kepada bangsa dan negara, kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk kepada pimpinan.

“Mohon siap diperintahkan kapanpun, karena tugas kita ke depan sangat luar biasa berat. Pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menyesuaikan dengan lingkungan kerja yang baru,” katanya.(*)

 

Penulis/editor : Sri Wiyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.