Pada Jumat, 06 Oktober 2021, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) menggelar kuliah tamu daring mata kuliah Ilmu Kalam dengan menghadirkan narasumber akademisi sekaligus psikolog, Dr. Nury Firdausiyah, M.Pd.I dariSTAI Al Hikam. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan wawasan mahasiswa dalam memahami kajian teologi Islam secara mendalam dan relevan dengan konteks kekinian.

Dalam kuliah bertema “Ilmu Kalam dan Tantangan Pemikiran Islam Modern”, Dr. Muzdalifah mengajak mahasiswa untuk menelaah kembali peran Ilmu Kalam dalam menjawab persoalan-persoalan keimanan di era modern. Beliau menyoroti pentingnya pendekatan rasional dalam teologi Islam tanpa meninggalkan dasar-dasar wahyu.

“Ilmu Kalam mengajarkan kita bagaimana menjaga keyakinan dengan dasar akal sehat. Dalam era disrupsi informasi seperti sekarang, pendekatan kalam sangat relevan untuk memperkuat identitas dan nalar keislaman,” ujar Dr. Muzdalifah.

Selain membahas mazhab-mazhab dalam Ilmu Kalam klasik seperti Asy’ariyah, Maturidiyah, dan Mu’tazilah, Dr. Muzdalifah juga menyoroti bagaimana tokoh-tokoh kontemporer mencoba merekonstruksi teologi Islam yang lebih humanis, kontekstual, dan menjawab tantangan zaman seperti sekularisme, pluralisme, dan radikalisme.

Kuliah ini berlangsung dengan penuh antusias. Mahasiswa aktif terlibat dalam sesi tanya jawab, membahas berbagai isu mulai dari relevansi Ilmu Kalam dalam pendidikan Islam, hubungan antara akal dan wahyu, hingga bagaimana pendekatan teologis dapat memperkuat karakter peserta didik.

Dosen pengampu mata kuliah Ilmu Kalam, Hibrul Umam, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada narasumber atas pemaparan yang menggugah pemikiran serta mendorong mahasiswa untuk kritis dalam memahami ajaran keislaman secara rasional dan kontekstual.

Kegiatan kuliah tamu ini menjadi bukti komitmen Prodi PAI dalam menghadirkan pembelajaran yang dinamis, integratif, dan inspiratif dengan melibatkan praktisi dan akademisi dari berbagai institusi. Diharapkan, kegiatan ini dapat memperluas wawasan keilmuan mahasiswa serta mengokohkan fondasi keimanan mereka secara intelektual dan spiritual.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *