IAINUonline – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim (UNUMA) Tuban melaksanakan kegiatan pengenalan masakan Nusantara Indonesia kepada anak-anak migran Indonesia yang berada di Malaysia. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada anak-anak melalui cara yang menyenangkan dan interaktif.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Dewa Permandyas Putra sebagai bagian dari rangkaian kegiatan KKN Kolaborasi Internasional UNUMA Tuban di Malaysia. Dalam kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai macam makanan khas Indonesia, termasuk asal daerah, bahan yang digunakan, serta keunikan dari masing-masing makanan.

Tidak hanya memberikan penjelasan, Dewa juga mengajak anak-anak untuk melakukan praktik langsung membuat makanan khas Nusantara, yaitu gethuk dan nasi pecel. Praktik tersebut dilakukan secara bersama-sama sehingga anak-anak dapat melihat secara langsung proses pembuatan makanan tradisional Indonesia.

Dalam praktik pembuatan gethuk, anak-anak diberikan kesempatan untuk ikut menirukan tahapan yang telah dicontohkan. Mereka mengikuti proses dengan antusias dan mencoba membuat makanan tersebut secara langsung. Begitu pula dalam pembuatan nasi pecel, anak-anak diajak mengenal bahan-bahan yang digunakan serta cara menyajikannya.

Setelah makanan selesai dibuat, anak-anak kemudian bersama-sama mencicipi gethuk dan nasi pecel yang telah mereka praktikkan. Kegiatan makan bersama tersebut menjadi bagian yang cukup menarik karena anak-anak dapat merasakan langsung makanan tradisional Indonesia yang sebelumnya mereka kenal melalui cerita dan penjelasan.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang santai dan penuh antusias. Anak-anak terlihat aktif mengikuti setiap tahapan praktik dan tidak ragu untuk bertanya maupun mencoba membuat makanan. Melalui metode praktik secara langsung, pengenalan budaya menjadi lebih mudah diterima dan memberikan pengalaman baru bagi anak-anak.

Pemilihan gethuk dan nasi pecel juga menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan keberagaman kuliner Indonesia. Gethuk merupakan salah satu makanan tradisional yang identik dengan olahan singkong, sedangkan nasi pecel dikenal sebagai salah satu hidangan khas Jawa yang disajikan dengan berbagai sayuran dan sambal pecel.

Dewa menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat membuat anak-anak lebih mengenal dan mencintai budaya Indonesia, khususnya budaya kuliner.

“Kami ingin mengenalkan makanan Indonesia tidak hanya melalui cerita, tetapi juga dengan mengajak anak-anak membuat dan mencicipinya secara langsung. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan pengalaman sekaligus mengenal budaya Indonesia dengan cara yang menyenangkan,” ujar Dewa.

Kegiatan pengenalan masakan Nusantara ini juga menjadi sarana untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia kepada anak-anak migran yang tinggal di Malaysia. Meskipun berada di luar negeri, mereka tetap dapat mengenal berbagai tradisi dan kekayaan budaya dari daerah asalnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNUMA Tuban berharap anak-anak dapat semakin mengenal keberagaman kuliner Nusantara serta memiliki rasa bangga terhadap budaya Indonesia.

Kegiatan sederhana melalui memasak dan makan bersama tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran budaya yang dapat memberikan pengalaman sekaligus mempererat hubungan anak-anak dengan identitas Indonesia.

 

 

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *