Oleh : Jauharotina Alfadhilah
Filsafat dan Dunia Modern
Filsafat adalah disiplin ilmu yang berusaha memahami hakikat segala sesuatu, dari segi keberadaan, pengetahuan, nilai, hingga makna hidup. Hakikat filsafat sesungguhnya terletak pada upayanya dalam mempertanyakan hal-hal mendasar yang seringkali justru mudah diterima begitu saja.
Karena filsafat tidak hanya berfokus pada jawaban, namun juga proses refleksi kritis yang membawa pada pemahaman lebih dalam tentang realitas, manusia dan hubungan antara keduanya.
Dunia modern adalah era yang didominasi oleh sains dan teknologi. Di dunia modern ini filsafat dianggap tetap relevan karena mampu memberikan perspektif yang diperlukan untuk merenungkan dampak dari kemajuan terhadap manusia dan masyarakat.
Salah satu peran utama filsafat di dunia modern adalah sebagai penjaga nilai dan moralitas. Masyarakat modern yang semakin kompleks, dari segi budaya dan keyakinan, memberikan peluang bagi filsafat untuk diterima dengan menawarkan kerangka berfikir dalam mengeksplorasi nilai-nilai universal dan membangun dialog yang konstruktif.
Filsafat mampu membantu menjembatani perbedaan, menciptakan landasan untuk toleransi serta menghadirkan solusi bagi konflik ideologis maupun politik.
Krisis Spiritual di Dunia Sekuler
Krisis spiritual di dunia sekuler merujuk pada kondisi dimana individu maupun masyarakat mengalami kekosongan makna, kehilangan orientasi moral hingga keterasingan dari nilai-nilai spiritual yang mendalam, akibat modernisasi dan sekulerisasi.
Modernisasi dan sekulerisasi menekankan rasionalitas dan materialisme sebagai landasan utama kehidupan. Sehingga masyarakat sekuler cenderung kehilangan pengaruh agama maupun keyakinan tradisional. Terputusnya dimensi spiritual mereka itulah yang mengakibatkan banyak dari masyarakat sekuler kehilangan sumber makna dan tujuan hidup.
Salah satu tanda krisis spiritual adalah meningkatnya rasa hampa dalam kehidupan sehari-hari. Segala kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan dapat dirasakan semakin mudah dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan.
Namun hal itu justru sejalan dengan penurunan kesejahteraan batin. Banyak individu merasa bahwa hidup mereka tidak lagi memiliki tujuan yang jelas sehingga kekosongan tersebut seringkali bertambah buruk dengan gaya hidup konsumtif dan individualistik yang menjadi ciri khas dunia Modern.
Peran Filsafat dalam Mengatasi Krisis Spiritual di Dunia Sekuler
Filsafat memiliki peran penting dalam membantu manusia menghadapi krisis spiritual di dunia sekuler. Dalam menghadapi krisis spiritual di dunia sekuler ini, kiranya pendekatan yang komprehensif melalui refleksi filosofis dan dialog antar budaya mampu menjadi alat penting untuk membantu individu dan masyarakat dalam menjembatani jurang antara rasionalitas dan spiritualitas.
Dengan menggali hakikat keberadaan dan mengeksplorasi nilai-nilai universal, kita mampu menemukan jalan menuju kehidupan yang lebih bermakna dan membangun hubungan yang lebih harmonis dengan dirinya sendiri, orang lain dan dunia. Dengan demikian, filsafat memainkan peran penting yang tak tergantikan dalam mengatasi krisis spiritual di tengah tantangan dunia modern yang sangat sekuler ini.(*)
