Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) kembali menggelar kegiatan kuliah tamu mata kuliah Bahasa Arab secara daring dengan menghadirkan narasumber ahli, Dr. Ahsanul Husna, M.Pd.I, dosen Bahasa Arab dari Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, pada Senin, 18 September 2023.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Prodi PAI dalam memperkuat kompetensi linguistik mahasiswa, khususnya dalam keterampilan berbahasa Arab yang menjadi pondasi penting dalam kajian keislaman. Kuliah daring ini diikuti oleh mahasiswa semester gasal yang sedang menempuh mata kuliah Bahasa Arab.
Dalam penyampaiannya, Dr. Ahsanul Husna membahas strategi pembelajaran Bahasa Arab yang komunikatif dan kontekstual, dengan menekankan pendekatan keterampilan berbahasa (maharah lughawiyah) seperti istima’ (menyimak), kalam (berbicara), qira’ah (membaca), dan kitabah (menulis). Ia juga menguraikan tantangan pengajaran Bahasa Arab di era digital serta peluang integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa asing.
“Belajar Bahasa Arab tidak bisa hanya bersandar pada hafalan. Mahasiswa perlu dibimbing agar bisa menggunakan bahasa secara aktif, fungsional, dan bermakna,” jelas beliau.
Para peserta sangat antusias menyimak materi yang disampaikan, terutama ketika Dr. Ahsanul memberikan contoh penerapan media interaktif dalam kelas Bahasa Arab serta praktik pengajaran yang menggabungkan nilai budaya dan kearifan lokal.
Sesi diskusi pun berlangsung dinamis, dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa mengenai metode pembelajaran efektif, cara meningkatkan motivasi belajar Bahasa Arab, dan tips penguasaan mufradat (kosakata) secara cepat dan menyenangkan.
Dosen pengampu mata kuliah Bahasa Arab, Ana Achoita, M.Pd. menyampaikan terima kasih atas kehadiran Dr. Ahsanul Husna dan menekankan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan perspektif baru kepada mahasiswa dalam mempelajari Bahasa Arab, tidak hanya sebagai mata kuliah, tetapi sebagai bekal utama dalam memahami literatur keislaman.
Kuliah tamu ini diharapkan mampu membangun semangat belajar mahasiswa serta meningkatkan keterampilan berbahasa Arab yang aplikatif, sehingga mereka siap menghadapi tantangan sebagai calon pendidik dan intelektual muslim yang mumpuni.
