Sumber gambar : Tribunnews.com


IAINUonline – Sahabat IAINU Online yang Budiman, Setelah melalui bulan Rajab hari ini, Jumat 19 Maret 2021, umat Muslim memasuki hari ke 4 bulan Sya’ban yang merupakan bulan kedelapan dalam penanggalan hijriyah.

Di 1 Sya’ban 1442 H ini, umat Muslim di anjurkan untuk memperbanyak amalan selama bulan Syaban sebelum menyambut Ramadhan.

Lantas, apa saja amalan dan keistimewaan atau keutamaan bulan Syaban yang dimulai pada 15 Maret 2021 kemarin? Simak penjelasan berikut ini.

  1. Sya’ban adalah bulan mulia yang sering di abaikan.
    Seorang sahabat bernama Usamah bin Zaid RA pernah bertanya kepada Nabi Muhammad “Aku tidak pernah melihat engkau berpuasa dalam satu bulan sebagaimana engkau berpuasa di bulan Sya’ban?”, lalu Nabi Rasulullah menjawab: “Bulan Sya’ban adalah bulan yang banyak di abaikan banyak orang, diantara Rajab dan Ramadhan. Sya’ban adalah bulan dimana amal perbuatan diangkat kepada Allah Dzat Penguasa Dunia. Dan aku suka amalanku diangkat dalam keadaan sedang berpuasa.” (HR. Nasa’I no. 2357)

Habib Umar bin Hafidz menjelaskan bahwa “amal yang diangkat” adalah pengertian simbolis dari perbuatan kita kepada Allah. Tentu saja Allah Maha Melihat, Maha Tahu, dan tidak memerlukan apapun untuk mengetahui perbuatan yang kita lakukan, sebab Allah senantiasa mengetahuinya.

  1. Perbanyak Puasa di Bulan Sya’ban.
    Sya’ban adalah bulan dimana Nabi Muhammad SAW memperbanyak puasa, seperti dalam riwayat yang disebutkan di atas, ketika Sahabat Nabi yang bernama Sayyidina Usamah bin Zaid RA. bertanya kepada Rasulullah SAW: “Aku tidak pernah melihat engkau berpuasa dalam satu bulan sebagaimana engkau berpuasa di bulan sya’ban?”, lalu Nabi Rasulullah menjawab: “Bulan Sya’ban adalah bulan yang banyak di abaikan banyak orang, diantara Rajab dan Ramadhan. Sya’ban adalah bulan dimana amal perbuatan diangkat kepada Allah Dzat Penguasa Dunia. Dan aku suka amalanku diangkat dalam keadaan sedang berpuasa.” (HR. Nasa’I no. 2357)

Nabi Muhammad SAW yang memperbanyak puasa di bulan Sya’ban juga tercantum dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dari Ummul Mukminin Sayyidatina Aisyah RA. Beliau mengatakan:

“Nabi Muhammad SAW tidak pernah berpuasa sunnah sebanyak saat puasa di bulan Sya’ban, bahkan Nabi Muhammad SAW sampai pernah berpuasa sebulan penuh pada bulan Sya’ban itu sambil mengatakan: “Perbanyaklah amal shaleh kalian khususnya pada bulan ini semampu kalian, karena Allah SWT tidak akan pernah bosan untuk menerima dan membalas amal kalian sampai kalian yang bosan”.

  1. Bulan Sya’ban bulan sholawat Kepada Nabi Muhammad SAW.
    Rajab disebut sebagai bulan istighfar, sedangkan Sya’ban disebut bulan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ayat yang memerintahkan agar setiap orang yang beriman memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, diturunkan pada bulan ini, yaitu Surat Al-Ahzab ayat 56: “Sesungguhnya Allah beserta Para Malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, maka hai kalian orang-orang yang beriman bershalawatlah kepadanya dan ucapkanlah Salam untuknya”.
  2. Waktu ampunan malam Nisfu Sya’ban
    Salah satu keutamaan bulan Sya’ban ialah bahwa dalam bulan ini terdapat malam di mana Allah banyak memberi ampunan kepada hamba-Nya. Malam itu biasa di sebut malam Nisyfu Sya’ban, Yang jatuh setiap malam ke-15 bulan Sya’ban.

Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dari Sahabat Nabi yang bernama Sayyidina Abu Musa Al’Asy’ari RA, bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT akan memandang hamba-hambaNya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu Allah memberi ampunan pada setiap makhluk-Nya kecuali orang yang menyekutukan Allah dan Musyahin (yaitu yang senang menyulutkan api permusuhan)”. 9 Mujam Thabrani Aswath no. 6776 & Syuabul Imam Baihaqi no. 3552)

Sahabat IAINU Online yang Budiman, bulan Sya’ban telah hadir di tengah-tengah kita, mari kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah kita didalam menyongsong bulan Ramadhan.

Merutinkan puasa maupun salat di malam bulan Sya’ban misalnya, akan membantu kita untuk menjalani Ramadhan dengan keadaan lebih siap. Harapannya saat Ramadhan tiba, kita tidak hanya siap untuk menyambutnya, tetapi juga memaksimalakan ibadah di dalamnya.

Sahabat IAINU Online, semoga kita semua dapat beribadah dengan baik di bulan Syaban dan bulan- bulan yang lainnya. YaAllah berkahi kami di bulan Rajab dab Syaban, serta sampaikanlah kami di bulan Ramadhan. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.