IAINUonline – Pengabdian masyarakat dan komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keasrian tempat wisata ditunjukkan oleh mahasiswa IAINU Tuban yang sedang melaksanakan KKN di Desa Remen Kecamatan Jenu. Kelompok 01 KKN di Desa Remen ini turun langsung ke pesisir pantai untuk menggelar aksi kerja bakti membersihkan kawasan Pantai Pasir Putih desa setempat, pada Jumat (10/7/2026).

Aksi bersih-bersih ini dimulai sejak pukul 08.30 WIB dan berlangsung dengan penuh semangat hingga selesai melewati pukul 10.00 WIB. Berbekal kantong sampah plastik berukuran besar, para mahasiswa menyisir sepanjang garis pantai dan mengumpulkan berbagai jenis sampah organik maupun anorganik yang dapat mengotori pemandangan dan merusak ekosistem pantai.

Kegiatan ini menjadi potret kolaborasi nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem laut serta mempertahankan daya tarik estetika destinasi wisata lokal dari ancaman penumpukan sampah.

Kegiatan Jumat Bersih ini menjadi bentuk sinergi konkret antara mahasiswa dengan program berkala yang dimiliki oleh pemerintah desa setempat. Kepala Desa Remen, Rusdiono menjelaskan bahwa, gerakan menjaga kebersihan pesisir ini merupakan agenda rutin desa yang selalu diupayakan berjalan setiap Hari Jumat.

“Kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan program resmi desa kami yang rutin dilakukan setiap hari Jumat dan kami namai Jumat Bersih. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat terjalin kolaborasi yang baik antara pemerintah desa dengan mahasiswa dalam menumbuhkan kesadaran dan rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan pantai sebagai aset dan potensi wisata Desa Remen,” ungkap Kepala Desa Remen.

Sehari sebelum aksi ini dimulai, tim mahasiswa KKN terlebih dahulu menggelar rapat pemantapan program. Saat memimpin jalannya rapat malam sebelum kegiatan, Koordinator Desa (Kordes) Kelompok 01 M. Puja Primadani menyampaikan hasil koordinasi dengan pihak pemerintah desa menyebut perangkat desa belum bisa mendampingi mahasiswa melaksanakan Jumat Bersih.

‘’Karena itu kita akan melaksanakan sendiri,’’ ujarnya.

Langkah taktis dan mandiri para mahasiswa ini pun mendapatkan respons yang sangat positif dan apresiasi tinggi dari para pelaku usaha atau pedagang di sekitar kawasan wisata Pantai Pasir Putih tersebut.

“Ndhuk, saya sangat berterima kasih sekali dan mengapresiasi sekali kegiatan adik-adik mahasiswa pengabdian masyarakat ini. Memang di area Pasir Putih ini sering banyak sampah, baik dari pengunjung maupun kiriman ombak yang menumpuk kalau tidak rajin dibersihkan. Kalau pantainya bersih seperti ini kan kelihatan rapi, pengunjung jadi nyaman, dan dagangan kami juga ikut nyaman dikunjungi,” ujar salah seorang pedagang di lokasi.

Melalui aksi nyata ini, diharapkan kesadaran bersama antara wisatawan, pedagang, dan masyarakat luas dapat terus meningkat agar keindahan alami Pantai Pasir Putih Desa Remen tetap terjaga secara berkelanjutan.

 

Penulis : Wahyunita

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *