IAINUonline – Mau dibawa ke mana Institut Agama Islam Nahladtul Ulama (IAINU) Tuban lima tahun ke depan, khususnya di bidang penelitian dan pengabdiannya pada masyarakat? Ini tidak bisa dilakukan secara sporadis atau acak. Atau secara tergesa-gesa sekaligus mendadak. Melaksanakan dua program itu harus dilakukan secara terencana, terukur dan terstruktur agar mencapai hasil seperti yang diharapkan.
Itulah salah satu semangat yang disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAINU Tuban Nurul Hakim, S.Th.I., M.Hum pada pembukaan Sosialisasi LPPM dan Focus Group Discussion (FGD) Pemyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Acara yang digelar selama dua hari sejak Selasa (10/2/2026) di aula KH.Hasyim Asy’ari kampus IAINU Tuban ini dibuka Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Jamal Ghofir, S.Sos.I, M.A.
‘’Selama dua hari ini kita akan membicarakan dan membahas akan dibawa kemana IAINU khususnya bidang PPM nya. Karena itu, kita akan membuat roadmap LPPM 2026-2031 mendatang,’’ ujarnya.
Untuk itu, Hakim berharap semua kompak, harus saling support, saling berbagi, saling mendukung dan saling membantu sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri. Lembaga apapun, prodi atau fakultas apapun yang punya kegiatan harus didukung bareng-bareng.
‘’Sejarah islam mencatat permah terjadi perpecahan antarumat bahkan sejak Rasulullah meninggal. Namun kemudian juga ada masa islam meraih kejayaan karena ada kerjasama yang baik, saling mendukung di antara umat,’’ jelasnya.
Setelah roadmap nanti tersusun, lanjut Hakim, selanjutnya masing-masing fakultas dan prodi wajib membuat turunan roadmap tersebut untuk fakultas atau prodinya sendiri. Turunan menyesuaikan dengan roadmap LPPM yang sudah ada.
Selain itu, LPPM juga mengenalkan website SIPPMAS (Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyaakat). Di web ini, masing-masing dosen dan prodi nanti akan dibuatkan akun sendiri. Sehingga, dosen dan masing-masing prodi bisa mengelolanya sendiri.
‘’Karena itu kegiatan ini selain sosialisasi juga ada praktek SIPPMAS dan implementasinya,’’ katanya.
Sementara Jamal Ghofir Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan mengatakan, saat awal-awal Ia masuk ke IAINU Tuban sepi sekali kegiatan-kegiatan penelitian. Namun, pelan-pelan kegiatan penelitian mulai ada dan berjalan.
‘’Mari ke depan digiatkan lagi penelitian. Ini momentum penting untuk menyiapkan diri. Semoga menjadi pemantik apa yang sudah dirancang LPPM ini,’’ tandasnya.
