IAINUonline – Ada minuman es ental-entul dan es jagung yang disajikan berbagai rasa pilihan. Ada jajanan berbagai kreasi olahan dengan bahan dari potensi lokal Kabupaten Tuban seperti singkong dan ikan laut.

‘’Silahkan dicoba, ini olahan dari bahan singkong dan ikan laut yang dibumbui lalu digoreng,’’ ujar mahasiswa penjaga salah satu stan pameran sambil menyodorkan tester olahan yang sudah siap makan, saus dan garpu plastik kecil.

Tester itu disediakan untuk dicicipi pengunjung yang ingin membuktikan rasa jajanan hasil kreasinya.

Begitulah, para mahasiswa Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirauhaaan Sosial itu berlomba menyajikan kreasinya dalam expo atau pameran yang digelar.

Sadar bahwa Kabupaten Tuban kaya dengan potensi ikan laut dan singkong, maka dua jenis bahan makanan itu banyak dikreasikan untuk jadi kudapan enak. Selain olahan tempe dan lainnya. Dan, tentu tak ketinggalan buah siwalan, buah khas Tuban dan salah satu ikon Bumi Wali itu dikreasikan. Es ental-entul itu salah satunya.

Tak melulu kreasi makanan, karena ada juga stan yang menampilkan kreasi produk energi. Mahasiswa mengangkat produksi briket yang dibuat dari batok kelapa. Sebuah bahan bakar berupa arang bakar yang menawarkan praktis dan lebih panas jika digunakan menjadi salah satu keunggulan yang ditampailkan.

‘’Dan, tentu ramah lingkungan,’’ ujar Syifa Thohari salah satu mahasiswa yang menerangkan keunggulan produk yang dia buat.

‘’Tuban juga punya banyak bahan untuk ini. Selain batok kelapa, bisa menggunakan kulit siwalan,’’akunya.

Pameran berlangsung satu hari pada Kamis (8/1/2026) di aula KH.Hasyim Asy’ari kampus IAINU Tuban. Selain para mahasiswa, Rektor IAINU, para pimpinan, dosen dan karyawan IAINU juga memadati pameran itu.

 

 

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *