IAINUonline – Kelompok 1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Semester 5 melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Dasar Coding bagi guru PAUD di RA Mu’minun Semanding. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Society Action Research (SAR).

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat literasi teknologi guru PAUD melalui pendekatan pembelajaran yang sederhana, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh guru, khususnya bagi peserta yang belum memiliki latar belakang teknologi informasi.

Selama pelatihan berlangsung, para guru menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat materi disajikan melalui contoh konkret dan aktivitas praktik sederhana. Pada sesi praktik, peserta diperkenalkan pada konsep dasar coding seperti urutan (sequence), pengulangan (loop), dan sebab-akibat (condition) melalui pendekatan unplugged coding, yaitu pembelajaran coding tanpa menggunakan perangkat digital.

Menurut dosen pengampu mata kuliah Society Action Research, Ulya Ainur Rofi’ah, pelatihan dasar coding ini merupakan bentuk penguatan kompetensi guru PAUD yang relevan dengan tuntutan pendidikan di era digital.

“Literasi teknologi perlu dikenalkan sejak dini, namun dengan pendekatan yang sesuai perkembangan anak. Melalui unplugged coding, guru dapat mengenalkan konsep berpikir logis tanpa harus bergantung pada perangkat digital,” ujarnya.

Kepala RA Mu’minun Semanding juga menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru kami. Konsep coding yang sebelumnya dianggap sulit ternyata bisa diterapkan melalui permainan sederhana yang menyenangkan bagi anak,” tuturnya.

Salah satu guru peserta pelatihan turut merasakan dampak positif dari kegiatan ini. “Setelah mengikuti pelatihan, kami lebih percaya diri mengintegrasikan aktivitas berbasis logika dan urutan dalam pembelajaran. Anak-anak juga terlihat lebih antusias dan mudah mengikuti instruksi,” ungkapnya.

Hasil pelatihan mulai diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Guru mengintegrasikan konsep coding ke dalam aktivitas harian seperti permainan arah dan gerak, penyusunan langkah kegiatan, serta cerita bergambar dengan alur sistematis.

Anak-anak menunjukkan respons positif dan mulai mengembangkan kemampuan berpikir logis serta pemecahan masalah sederhana.

Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa PIAUD Semester 5 diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pembelajaran PAUD, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di bidang pendidikan anak usia dini.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *