IAINUonline – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) IAINU Tuban melaksanakan Safari Dakwah perdana pada Senin malam, 16 November 2025 di di Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Kaupaten Tuban.

Kegiatan ini merupakan program kerja pertama yang digelar LDM dan direncanakan menjadi agenda rutin setiap semester. Pada semester ini, Safari Dakwah dijadwalkan berlangsung tiga kali selama bulan berjalan.

Acara tersebut diisi oleh Ustadz Ulumudin, mahasiswa sekaligus anggota UKM LDM, yang menyampaikan kajian dari Kitab Fathul Mu’in dengan tema pendidikan anak dalam perspektif fikih. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh warga Kampung Minohorejo serta dihadiri oleh bapak-ibu desa setempat. Sebelum kajagian digelar juga istighasah.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Ulumudin memaparkan konsep pendidikan anak berdasarkan nasihat Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Ia menyampaikan secara langsung kepada jamaah.

“Tips mendidik anak ala Sayyidina Ali yakni dengan membagi dalam 3 fase. Fase pertama anak usia 0–7 tahun jadikanlah mereka raja. Usia 8–14 tahun jadikanlah tawanan. Dan 15–21 tahun jadikanlah teman,’’ ujarnya.

Maksudnya adalah ketika anak berusia 0–7 tahun jadikanlah anak itu sebagai raja. Setiap kemauan anak yang bersifat positif maka turuti. Pada fase kedua yakni usia 8–14 tahun jadikanlah anak tawanan. Maksudnya mulai mendisiplinkan anak-anak, mulai terus diingatkan kepada salat, belajar dan kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan sebagai seorang muslim. ‘’Saat anak menginjak 10 tahun anak mulai diberi hukuman ketika tidak mau melakukan kewajiban, seperti dengan dipukul yang tidak menyakitkan,’’ jelasnya.

Kemudian pada fase anak usia 15 sampai 21 tahun anak dijadikan teman. Maksudnya menuntun anak agar mau menceritakan permasalahan yang dialaminya sehari-hari lalu berdiskusi dengan mereka.

Warga mengikuti penjelasan dengan antusias, terlebih karena contoh-contoh yang diberikan Ustadz Ulumudin dianggap dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.

Melalui penyelenggaraan Safari Dakwah perdana ini, UKM LDM berharap kegiatan dakwah mahasiswa dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa, sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dengan lingkungan sekitar. Dua agenda safari dakwah berikutnya dijadwalkan berlangsung dalam dua pekan mendatang.

 

Penulis : Wiwik Idayati

 

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *