IAINUonline – Tiga mahasiswa dari prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban berhasil lolos seleksi Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Internasional 2025 di Malaysia.
Ini adalah program yang bertema Research and Development of International Multicultural Education yang nantinya akan mempertemukan mahasiswa dari berbagai dalam kegiatan pengabdian masyarakat lintas budaya.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Riswanda Arneta Pratiwi (Ketua HMP PAI Periode 2025), Fima Nur Salnia Salma (Koordinator Departemen Pendidikan HMP PAI), Dita Ayu Anggita Sari (anggota Departemen Pendidikan HMP PAI).
Mereka terpilih setelah melewati seleksi Wawancara terkait Bahasa Inggris, Kebudayaan, dan Penelitian yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung Hasyim Asyari Lantai 2 oleh tim dari Lembaga International Office IAINU Tuban.
Program ini akan dilaksanakan pada Agustus hingga September 2025 di Malaysia. Mahasiswa yang terpilih akan berkolaborasi dengan beberapa delegasi mahasiswa dari berbagai universitas. Di antaranya UMNU Kebumen, UNSIQ Wonosobo, IAINU Tuban, UNDARIS Ungaran, dan ITSNU Pekalongan.
“Ini adalah kesempatan emas bagi saya untuk belajar langsung dengan kebudayaan yang berbeda, tentunya akan banyak persiapan yang saya lakukan dari belajar tentang budaya lokal, komunikasi lintas budaya, dan pembuatan program kerja,” ujar Riswanda Arneta Pratiwi, salah satu peserta terpilih.
Begitu juga Fima Nur Salnia Salma dan Dita Ayu Anggita Sari mengungkapkan antusiasmenya setelah dinyatakan lolos seleksi.
“Saya, sangat bersyukur mendapat kesempatan mewakili KKN Internasional 2025, pengalaman yang telah lama saya nantikan ini, Semoga saya bisa berkontribusi dan semoga rangkaian KKN Internasional di bulan Agustus nanti berjalan lancar,’’ tambah Fima Nur Salnia Salma.
“Saya, sangat bersyukur atas kesempatan luar biasa ini. Semoga melalui program ini, saya dan teman-teman dapat membawa nama baik kampus IAINU Tuban, Semoga ini juga menjadi jalan bagi kami untuk terus belajar, berkembang, dan memberi manfaat bagi masyarakat nantinya,’’ ucap Dita Ayu Anggita Sari.
Pembina HMP Prodi PAI yang sekaligus sebagai Kaprodi PAI IAINU Tuban Isnawati Nur Afifah Latif, M.Pd.I , turut bangga dengan adanya delegasi yang lolos dari Prodi PAI.
“Alhamdulillah tiga dari enam mahasiswa yang lolos seleksi berasal dari prodi PAI. KKN internasional dapat membantu mahasiswa dalam pengembangan soft skill,’’ terangnya.
KKN Internasional, lanjut Isnawati, bertujuan untuk memberikan pengalaman multikultural, meningkatkan kemampuan beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata di masyarakat internasional. Selain itu, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, dan bekerja dalam tim dengan orang dari latar belakang yang berbeda.
‘’Mahasiswa juga dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di kampus untuk memecahkan masalah di lapangan. Mahasiswa berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat, seperti di bidang pendidikan, lingkungan, atau kesejahteraan sosial,’’ tandasnya.
Harapannya, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akan tetapi dapat berperan dalam lintas budaya, serta memperluas jaringan global maupun internasional.(*)
Penulis : Riswanda Arneta Pratiwi
