Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) menggelar kegiatan Bazar Kewirausahaan Sosial sebagai bagian dari implementasi mata kuliah Kewirausahaan Sosial. Kegiatan ini berlangsung meriah dan interaktif di halaman kampus dengan melibatkan seluruh mahasiswa peserta mata kuliah, dosen pengampu, serta masyarakat kampus.
Bertajuk “Membentuk Pendidik Inovatif dan Mandiri melalui Wirausaha Sosial Berbasis Nilai Islam”, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan semangat kewirausahaan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga membawa dampak sosial yang positif.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa menampilkan berbagai produk kreatif hasil rancangan sendiri, seperti makanan dan minuman halal, kerajinan tangan, merchandise edukatif, kaligrafi, serta produk-produk daur ulang yang mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Dalam bazar ini, mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana menjual produk, tetapi juga bagaimana menanamkan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kebermanfaatan dalam usaha,” ungkap dosen pengampu mata kuliah, Rr. Kusuma Dwi Nur Ma’rifati, M.Pd.I.
Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat sejak pagi. Beberapa stand mahasiswa bahkan menggunakan sistem bundling, e-wallet, serta strategi promosi menarik. Kreativitas mahasiswa dalam mengelola stand dinilai langsung oleh tim dosen dengan kriteria ide produk, nilai sosial, strategi promosi, dan etika berwirausaha.
Salah satu peserta, Nurul Aini, mengaku senang mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi tahu bagaimana caranya berwirausaha sambil tetap mengedepankan nilai-nilai Islam. Ini pengalaman berharga yang tidak kami dapatkan di kelas.”
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang mendorong mahasiswa untuk menghadapi tantangan nyata dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam hal kemandirian ekonomi dan pemberdayaan sosial.
Melalui kegiatan bazar ini, mahasiswa PAI tidak hanya memahami teori kewirausahaan sosial, tetapi juga mengalami langsung bagaimana menjadi problem solver di tengah masyarakat melalui kegiatan ekonomi yang bernilai Islami.
Kegiatan ditutup dengan pengumuman stand terbaik dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *