header-int

Peresmian IAINU Tuban oleh Menteri Agama Republik Indonesia

Kamis, 27 Feb 2020, 15:41:33 WIB - 105 View
Share
Peresmian IAINU Tuban oleh Menteri Agama Republik Indonesia

Peresmian perubahan bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makhdum Ibrahim (STITMA) Tuban menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H. Fachrul Razi, dilaksanakan pada 14 Februari 2020.

 

Kegiatan peresmian ini diadakan di kampus STITMA Jl. Manunggal Nol 10-12 Tuban dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur; Bupati dan Wakil Bupati beserta Forkopimda Tuban; Koordinator dan sekretaris Kopertis wilayah IV Surabaya, Kepala Kantor Kemenag Tuban beserta Kepala KUA se-Kabupaten Tuban, Kepala OPD dan camat serta Pengurus PCNU Tuban beserta Banomnya.

Menteri Agama republik Indonesia dalam sambutannya berpesan bahwa perubahan status harus dimaknai sebagai momentum untuk melakukan perubahan dalam banyak hal. Tidak hanya sahnya transformasi kelembagaan, tetapi yang lebih penting adalah perubahan visi besar menuju perguruan tinggi papan atas.

Menag menegaskan, transformasi kelembagaan harus dikuti dengan tranformasi paradikma khususnya tranformasi pembangunan SDM dan kultur nilai budaya. Menag berharap, tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi hingga ke masa yang akan datang, sehingga bisa berkontribusi untuk peradaban Islam ke depan. Khususnya, peran perguruan tinggi dalam pembangunan SDM utamanya kaum milenial. Menag berpesan, mengenal generasi milinial melalui cara pikir mereka pada pandangan keagamaan, ideologi dan partisipasi politik, nilai sosial, gaya hidup, teknologi dan internet, serta pendidikan, pekerjaan, dan kewirausahaan.

Menteri memberikan apresiasi dan bangga, serta berharap keberadaan IAINU mendukung geliat keilmuan dan riset bagi syarat, termasuk kebutuhan generasi milenial saat ini.

Pada kesempatan ini Bupati Tuban. H. Fathul Huda memberikan apresiasi kepada pengelola STITMA yang berhasil meningkat dari sekolah tinggi menjadi institute. Ia berharap dengan cakupan yang lebih luas ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mahasiswanya. “Ke depan dengan menjadi IAINU, harus lebih profesional dan tetap mengutamakan spiritual,” ujarnya. Menurut Bupati, menghadapi era Revolusi Industri 4.0, teknologi memang harus menjadi andalan, tetapi kualitas spiritual dan kesantunan harus tetap diutamakan.

Kepada Menteri Agama dan semua undangan, Bupati Huda menjelaskan bahwa dengan brand Bumi Wali yang disandang Kabupaten Tuban, dimaksudkan agar dapat meneruskan perjuangan jejak-jejak dan berkah para wali. Berkah tersebut salah satunya adalah nilai Indeks Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Tuban yang sangat bagus, yaitu dengan nilai 84,2 atau di atas nasional yaitu 73. “Hal ini bisa diraih karena meniru para wali yang menyebarkan Islam dengan rahmatan lil alamin,” jelas Bupati Huda.

 

Unidha Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makhdum Ibrahim (STITMA) Tuban resmi menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban atau IAINU Tuban. Perubahan bentuk/alih status tersebut diresmikan dengan surat keputusan Menteri Agama RI No 1191 Tahun 2019 tertanggal 26 Desember 2019 lalu. Ketua BPP STITMA,STIKES NU Tuban KH. Mustain Syukur menyampaikan harapannya bahwa kedepan IAINU bisa menjadi Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Tuban.
© 2020 IAINU Tuban Follow Sosmed IAINU Tuban : Facebook Twitter Linked Youtube