INOVASI PEMBELAJARAN : Belajar di Kampung Inggris Kediri, Salah Satu Inovasi Pembelajaran yang Dilaukan IAINU Tuban


IAINUonline – Para mahasantri atau mahasiwa Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban penerima biasiswa Bidikmisi dan KIP memiliki salah satu kegiatan yang unik dalam rangka mengisi liburan.

Mereka yang juga santri Pondok Pesantren Darul Ma’arif (PDM) Tuban tidak membiarkan waktu libur berlalu begitu saja. Mereka memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan wisata ilmu.

Program kursus Bahasa Inggris di Paman Sam English Course & Camp Kampung Inggris Pare, Kediri menjadi pilihan mengisi liburan.

Para mahasantri berangkat pada Rabu 5 Januari 2022 diantar langsung oleh Ketua Pondok Pesantren Darul Ma’arif  Tuban Yudi Arianto,S.Sy.MH. yang juga dosen Hukum Keluarga Islam (HKI) IAINU Tuban.Juga ustadzah Jazila Yudi Arianto dan beberapa pengurus lain.

Acara dimulai  dengan pembukaan kemudian dilanjut dengan materi, para mahasantri digodok di kawah Candradimuka selama satu minggu. Mereka pulang pada hari Rabu 12 Januari 2022.

Ustadz Yudi Arianto menjelaskan,  bahwa hadirnya  kegiantan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan lembaga untuk menambah serta memaksimalkan kemampuan berbahasa Inggris para mahasantri.

Selain itu, langkah ini juga merupakan upaya menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran di pesantren yang relevan dengan perkembangan zaman.

‘’Dan yang terpenting, membekali santri agar memiliki dua kemampuan berbahasa asing yang baik, Arab maupun Inggris,” ujarnya.

Dengan kemampuan itu, menurutnya santri diharapkan akan mampu menjadi agen transformasi nilai-nilai keislaman hingga ke kancah dunia internasional.

IAINU  dan Pondok Pesantren Darul Ma’arif Tuban bersama-sama menyiapkan generasi NU ke depan yang memiliki kompetensi akademik kepesantrenan yang diperkuat dengan kompetensi Pendidikan Bahasa Inggris.

Lebih dari itu, dengan terampil berbahasa Inggris dan Arab, Santri Darul Ma’arif Tuban akan menjadi akademisi dan santri yang mampu mengembangkan keilmuannya dalam cara yang lebih luas dan lebih jauh.(*)

 

Penulis : Rinwanto

Editor : Sri Wiyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.