PEDULI ERUPSI SEMERU : Siswwa MINU Hijah Tuban Doa Bersama dan Galang Dana untuk Korban Erupsi Semeru


IAINUonline – Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Hidayatun Najah (Hijah) juga peduli bencana erupsi Gunung Semeru. Siswa dan guru MINU ini menggelar do’a bersama serta penggalangan dana untuk warga terdampak.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 4, karena MINU belum punya siswa kelas 5 dan 6. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dengan tertib.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di masjid Darul Ilmi kompleks kampus Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai. Diawali dengan motivasi-motivasi kehidupan oleh Kepala Madrasah Muhammad Nashruddin, S.Pd,  dilanjutkan dengan do’a bersama dan diakhiri dengan penggalangan dana untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

‘’Motivasi kehidupan sangat penting untuk menumbuhkan energi positif dari seluruh warga madrasah baik siswa, ustadz, ustadzah serta staff MINU Hidayatun Najah,’’ ujar Uztadz Anas panggilan akrabnya.

Selanjutnya, melaksanakan salat dhuha dan do’a bersama dilakukan untuk melatih siswa-siswi dalam meningkatkan keimanan kepada Allah Swt serta melatih siswa-siswi untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Di akhir acara, siswa-siswi berbaris untuk bersalaman dengan ustazd an ustadzah serta memasukkan uang ke dalam kardus yang telas disediakan. Penggalangan dana tersebut diadakan untuk melatih siswa-siswi dalam meningkatkan rasa saling tolong menolong dan solidaritas sesama. Dan membantu meringankan warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur.

“Penggalangan dana ini adalah sebagai bentuk kepedulian MINU Hidayatun Najah terhadap warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang,” tambahnya.

Dana yang sudah terkumpul sekitar Rp4.841.000 nantinya akan disalurkan kepada para korban melalui LAZISNU Tuban.(*)

 

Penulis :  Eka Nur Laili Shofi Zuni

Editor : Sri Wiyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.