DARING : Bupati, Wakil, Wakil Bupati dan Forkompimda Ikuti Peringatan HANI secara Daring


IAINUonline – Badan Nasional Narkotika (BNN) berhasil memetakan ada 126 jaringan narkoba nasional dan internasional yang bermain di Indonesia. Hanya, dari jumlah itu baru 107 jaringan berhasil diungkap.

Hal itu disampaikan Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Senin (28/6/2021).

Karena itu, masyarakat harus terus waspada dan membentengi dirinya, keluarga dan orang-orang di sekitar dan lingkungannya agar tidak terjerumus dalam narkoba.

BNN intens meningkatkan upaya pencegahan agar agar masyarakat memilki ketahanan diri dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika. Selain itu, BNN melakukan upaya rehabilitasi bagi para pecandu dan penyalahguna narkotika.

Langkah tersebut beriringan dengan penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam menangani sindikat narkotika serta penggunaan teknologi informasi di era digital dalam upaya penanggulangan narkotika.

Petrus Golose menjelaskan, BNN telah melaksanakan tugas. Di antaranya program Desa Bersinar di 553 desa/kelurahan, program alternatif development 14 desa di Aceh dan 128 desa kawasan rawan narkoba.

BNN juga berhasil mengungkap 107 jaringan sindikat berskala nasional dan internasional dari 126 jaringan yang berhasil dipetakan. Kemudian BNN juga menyita barang bukti 3,52 ton sabu, 5,91 ton ganja, 87,5 hektare ladang ganja, dan 515.509 butir ekstansi yang banyak diselundupkan melalui jalur laut.

“BNN juga meningkatkan aksebilitas layanan rehabilitasi mulai intervensi berbasis masyarakat di 34 provinsi dan 173 kabupaten/kota,” ujarnya.

Acara tersebut disiarkan langsung melalui daring dan diikuti BNN provinsi, kabupaten/kota se Indonesia termasuk Kabupaten Tuban. Di Tuban peringatan secara daring itu digelar di ruang Dandang Wacana pemkab.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., dan Wabup Tuban, H. Riyadi, SH., Kepala BNN Kabupaten Tuban AKBP I Made Arjana, Sekda Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., Kepala Lapas Kelas II B Tuban, Siswarno, dan sejumlah pimpinan OPD terkait.

Peringatan HANI 2021 dipimpin langsung Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin dan Kepala BNN) RI itu. Dalam sambutannya, Wapres RI, Ma’ruf Amin menyampaikan peringatan HANI tahun 2021 momentum untuk meningkatkan kinerja dan upaya memerangi peredaran narkoba.

Ini selaras dengan tema peringatan HANI tahun 2021 yaitu War on Drugs yang berarti perang melawan narkoba di masa pandemi Covid-19 menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar). Peringatan HANI sebagai bentuk kepedulian terhadap korban penyalahgunaan narkoba.

“Sekaligus kewaspadaan akan bahaya jerat narkoba,” jelasnya.

Wapres Ma’ruf Amin menjelaskan tantangan yang dihadapi BNN.  Di antaranya penyelundupan narkoba melalui jalur laut dan jenis narkoba yang terus dikembangkan oleh jaringan pengedar. Karenanya, perlu langkah penanganan yang sinergis antara lembaga di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota.

“Tidak hanya itu, perlu adanya penegakan hukum yang tegas dan keras diterapkan kepada sindikat, melalui pidana, perdata, bahkan penyitaan asset,” tegasnya.

Wapres Ma’ruf Amin menyatakan perang melawan narkoba harus dilakukan hingga di tingkat desa. Edukasi dan sosialisasi harua terus digalakkan tidak hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga menyasar masyarakat desa. Sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan mulai hulu hingga hilir.(*)

 

Penulis/Editor : Sri Wiyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.