NUZULUL QURAN : Pasukan TNI dalam Satgas Garuda di Kongo saat Memeringati Nuzulul Quran


IAINUonline – Memeringati nuzulul Quran di tanah kelahiran bersama keluarga, kawan sejawat dan tetangga adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana rasanya kalau merayakan di luar negeri, yang jauh dari keluarga dan sanak saudara. Tentu terasa istimewa.

Itulah yang dilakukan personel Satgas Garuda yang sedang melaksanakan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di Kongo. Para pasukan TNI ini juga  memperingati peristiwa nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama.

Kegiatan itu dihadiri Kolonel Inf Sandi Kamidianto Komandan Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-C Batalyon Gerak Cepat (BGC) / MONUSCO (Mission de I’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo).

Kegiatan digelar bertempat di Masjid Al-Jihad, Walungu, Republik Demokratik Kongo, Senin (3/5/2021). Dansatgas menyerukan kepada seluruh prajurit agar meningkatkan amal ibadah di bulan Ramadan ini. Selain berpuasa dan salat dianjurkan untuk rajin membaca AlQuran. Para prajurit dapat lebih mendalami serta memahami isi Alquran tersebut.

“Kita tidak boleh lupa dan harus selalu mengingat Allah SWT, karena setiap gerak langkah kita dan keberhasilan Satgas ini tidak lepas dari campur tangan Allah SWT”, tuturnya.

Acara diisi dengan ceramah agama oleh Lettu Inf Abdul Aziz Siregar. Dia menyampaikan tentang sejarah nuzulul Quran serta pentingnya Alquran sebagai tuntunan hidup terutama bagi prajurit maupun keluarganya.

“Turunnya Alquran sebagai salah satu mukzijat penting Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada malam ke-17 di bulan Ramadan,’’ ucapnya.

Hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa nuzulul Quran, menurut dia, dengan meneladani peristiwa turunnya Alqu’an membuat kita semakin dekat dan mengerti isi Alquran. Segala hal yang terjadi dalam kehidupan kita solusinya ada pada Alquran.

‘’Kita dapat menjadikan AlQuran dan sunah Nabi Muhammad SAW sebagai tuntunan dalam segala aktivitas hidup,’’ katanya.

Rangkaian acara yang dilaksanakan di antaranya kalam Illahi, saritilawah, istighosah, ceramah dan doa. Lalu  dilanjutkan buka puasa bersama, salat maghrib, salatt isya dan salat tarawih berjamaah.(*)

 

Penulis/Editor : Sri Wiyono

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.