SELAMAT : Para Pemancing Bertahan di Perahunya yang Terbalik Sebelum Dievakuasi


iainuonline.iainutuban.ac.id – Enam orang pemancing asal Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik Jawa Timur mengalami musibah di perairan Kabupaten Tuban Minggu (7/3/2021) pagi.

Perahu yang mereka tumpangi terbalik di tengah laut, diduga karena dihantam ombak. Beruntung para penumpang perahu dan pengemudinya selamat setelah ditolong oleh awak kapal yang kebetulan melintas di titik lokasi.

Koordinator Humas UPP Brondong, Bobi Mulya Kusuma mengatakan, perahu tersebut dikemudikan nelayan bernama Santoso (30) asal Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Perahu berpenumpang enam orang.

“Total ada tujuh orang yang diselamatkan. Satu pengemudi perahu dan enam pemancing,” ujar Bobi.

Para penumpang perahu yang berniat memancing itu adalah Eko Saputro (45) alamat RT 3/2 Putat Gede Surabaya, Agus Harijono (46) warga Perum Griya Surabaya Asri A-3 A/1 Sunberejo-Pakal dan Kamal Bakri (38) domisili di Dusun Pakurejo, RT 01/9 Pagowan Kecamatan Pasrujambe.

Kemudian Masbukin (29) warga Desa Kauman RT 03/02 Sumberejo – Pakal – Surabaya, Ari Darmawan (42) warga Perum Istana Regency Blok C2 / 2 RT 03 / II Desa Kedayang, Gresik, dan Nico Sapta Aji (14) warga RT 3 / 2 Putat Gede Surabaya.

Informasi yang didapat, saat perahu sudah berada di tengah laut sekitar pukul 07.36 WIB tiba-tiba terbalik dan semua penumpang tercebur ke laut. Beruntung, dalam waktu yang bersamaan ada kapal Tugboat Prameswari II yang ada di dekat lokasi.

Lalu awak kapal diperintahkan untuk menolong para korban. Crew kapal Prameswari II lalu memberikan pertolongan dan evakuasi korban. Seluruh penumpang perahu diangkat dari perahu yang terbalik ke deck PW Prameswari.

Sekitar pukul 08.00 WIB seluruh penumpang perahu berhasil dievakuasi ke kapal. Lalu diberikan makanan dan minuman serta pakaian ganti. Kejadian kemudian dilaporkan ke pimpinan field Sukowati, Indarwan Harsoni lalu dilanjutkan ke UPP Pelabuhan.

Sesuai otoritas pelabuhan serta koordinasi dengan RN setempat bahwa seluruh penumpang berjumlah enam orang akan dibawa dan dikirim ke Lamongan shorebased dengan menggunakan Kapal TB Prameswari II.

“Nelayan atas nama Santoso dan perahu akan tetap tinggal di lokasi yaitu di TB Prameswai I untuk menunggu penjemputan perahu lain dari area Palang Tuban,” terang Bobi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.